Tak Hanya Penistaan Agama, Panji Gumilang Diketahui Memiliki Ratusan Rekening Mencurigakan Atas Namanya

- 6 Juli 2023, 09:20 WIB
Pengasuh Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang memberikan keterangan kepada wartawan seusai menjalani pemeriksaan klarifikasi sebagai terlapor dugaan penistaan agama di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin 3 Juli 2023.
Pengasuh Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang memberikan keterangan kepada wartawan seusai menjalani pemeriksaan klarifikasi sebagai terlapor dugaan penistaan agama di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin 3 Juli 2023. /antaranews.com/

JURNALSUMSEL.COM - Selain terlibat dalam kasus dugaan penistaan agama, pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang juga diketahui memiliki beberapa rekening yang mencurigakan atas namanya.

Polisi telah menangkap Panji Gumilang dan melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan Ponpes Al Zaytun atas dugaan penistaan agama tersebut.

Mengenai rekening atas namanya, Pihak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membekukan ratusan rekening milik Panji Gumilang.

Baca Juga: Rekomendasi Pupuk Paling Ampuh yang Bisa Buat Daun Aglonema Subur dan Rimbun

Pembekuan rekening tersebut untuk kepentingan pemeriksaan dan analisis tim PPATK karena ada dugaan transaksi mencurigakan.

"Ya dibekukan rekeningnya," terang Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana kepada wartawan, di Jakarta, Kamis, 6 Juli 2023.

Untuk diketahui, Menkopolhukam Mahfud MD mengungkap Panji Gumilang mempunyai ratusan rekening bank. Ratusan rekening Panji itu dibuat dengan enam nama yang berbeda.

"Ya memang, 256 rekening atas nama Abu Totok Panji Gumilang, Abdusalam Panji Gumilang. Nama dia itu enam, ada Abu Totok, Panji Gumilang, Abdussalam, pokoknya enamlah. Dari situ semua ada dari 256 rekening atas nama dia," tutur Menko Polhukam.

Ponpes Al Zaytun tak akan dibubarkan

Wapres Ma'ruf Amin menyebut ada sejumlah alternatif untuk penanganan Ponpes Al Zaytun. Salah satunya kemungkinan tidak dibubarkan, namun akan dilakukan pembinaan.

Baca Juga: 10 Suara Hewan yang dipercaya Menandakan Kedatangan Makhluk Halus

Pernyataan tersebut disampaikan Wapres usai acara Forum CSR Indonesia di Soehanna Hall, Jakarta The Energy Building SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu, 5 Juli 2023.

"Ya pertama kan dari aspek pelanggaran, sekarang sedang diproses untuk Panji Gumilangnya," ujar Ma'ruf Amin.

Ma'ruf mengatakan, memang ada beberapa masukan dari masyarakat agar pesantren Al Zaytun dibubarkan. Namun, pemerintah saat ini masih mempertimbangkan terkait nasib para santri.

"Pesantrennya ini memang masyarakat ingin banyak membubarkan, menutup. Tetapi memang ada pertimbangan di situ banyak santri, cukup besar ya berapa jumlahnya itu," jelasnya.

Ma'ruf kemudian mengungkapkan alternatif mengenai Al-Zaytun ini. Salah satunya kemungkinan untuk tidak membubarkan, akan tetapi mengedepankan pembinaan.

Baca Juga: 8 Hal Ini Menandakan Seseorang dilindungi Khodam Leluhur, Apa Saja Ciri-cirinya?

"Jadi mungkin beberapa alternatifnya itu tidak dibubarkan tapi dibangun, dibina dengan baik, sehingga mereka tetap pesantren itu bisa berjalan, bisa belajar, tapi sesuai dengan akidahnya yang sudah benar maupun juga dalam sistem kita, di dalam berbangsa bernegara," tuturnya.

Ia juga menjelaskan dengan adanya kasus ini, ponpes Al Zaytun perlu dibina.

"Ini perlu dibina, perlu supaya diluruskan, akidahnya diluruskan, pemahamannya diluruskan, apa namanya komitmen kebangsaannya diluruskan nanti semuanya itu, nah itu perlu dilakukan pembinaan," katanya.***

Editor: Aisa Meisarah

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah