Hasil Penelitian Menunjukkan Konsumsi Kacang-Kacangan Dapat Turunkan Resiko Demensia, Ini Penjelasannya

- 25 Januari 2021, 09:45 WIB
Ilustrasi kacang-kacangan termasuk almond, hazelnut, dan mede
Ilustrasi kacang-kacangan termasuk almond, hazelnut, dan mede /PEXELS/Marta Branco

Baca Juga: Puncak Hujan Terjadi Januari-Februari 2021, Walhi Sumsel Antisipasi Banjir di Daerah Ini

Baca Juga: Token Listrik Gratis PLN Masih Disalurkan Sampai Maret 2021, Segera Klaim Dengan Cara Ini

Penelitian tersebut kemudian dipublikasikan di jurnal Age and Aging.

Hasil penelitian juga menyebutkan bahwa mereka yang makan kacang satu kali dalam seminggu, mengalami manfaat yang hampir sama, yakni 19 persen lebih kecil kemungkinannya memiliki masalah gangguan fungsi kognitif di usia 60-an, 70-an dan 80-an.

Sebelumnya, para peneliti telah menemukan bahwa mengkonsumsi kacang-kacangan dapat meningkatkan pemikiran, daya ingat, dan penalaran orang hingga 60 persen, dibandingkan dengan mereka yang tidak makan kacang sama sekali.

Baca Juga: Hasil M2 Mobile Legends Playoff Day 3 RRQ Hoshi vs Bren Esports : RRQ Gagal Menuju Final!

Baca Juga: Melantik Pejabat Tersangka Korupsi, MAKI Kritisi Walikota Tanjungpinang

Studi tersebut dilakukan pada 2019 oleh University of South Australia dan ditemukan bahwa makan hanya dua sendok teh kacang-kacangan per hari meningkatkan fungsi kognitif mereka.

Jadi, untuk mengantisipasi resiko demensia, mulailah mengkonsumsi kacang-kacangan sebagai bagian dari pola hidup sehat Anda di rumah.***

Halaman:

Editor: Aisa Meisarah

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x