Cegah Inflasi dan Gangguan Pertumbuhan Ekonomi, Indonesia diminta Manfaatkan Hubungan Baik dengan Iran

- 16 April 2024, 08:12 WIB
CNN: Serangan udara Iran ke Israel dengan UAV ini merupakan yang terbesar dalam sejarah
CNN: Serangan udara Iran ke Israel dengan UAV ini merupakan yang terbesar dalam sejarah /@MarioNawfal/

JURNALSUMSEL.COM -  Konflik antara Iran dan Israel saat ini menjadi alarm bagi berbagai negara, termasuk Indonesia.

Indonesia diantisipasi untuk waspada akan terjadinya inflasi maupun pertumbuhan ekonomi yang terpengaruh karena konflik Iran dan Israel tersebut.

Pemerintah Indonesia harus menggunakan hubungan baik dengan Iran untuk mencegah eskalasi konflik negara itu dengan Israel, kata mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal.

“Untuk apa punya hubungan yang susah payah kita bangun tapi kita tidak memanfaatkan untuk hal seperti ini?” kata dia dalam diskusi daring "Dampak Konflik Iran-Israel ke Ekonomi RI" pada Senin.

Baca Juga: Konflik Iran-Israel Berpotensi Jadi Penyebab Inflasi di RI, Bagaimana Penjelasan Ekonom?

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) itu mengatakan bahwa dia sangat memahami jika Iran melakukan serangan balasan ke Israel, yang sebelumnya sengaja menyerang konsulat Iran di Suriah sehingga tujuh warga Iran tewas.

Menurut Dino, Indonesia dan negara-negara lain, termasuk AS dan Israel, pasti juga akan melakukan serangan balasan jika wilayah diplomatiknya diserang.

Indonesia tidak punya hubungan diplomatik Israel, tetapi mempunyai hubungan baik dengan Iran, sehingga dia menyarankan agar Indonesia bisa menjalin komunikasi dengan Iran terkait konflik tersebut.

“Kita bisa menggunakan hubungan baik kita dengan Iran untuk bilang 'restrain yourself... We don’t regional war' karena kita semua akan terkena dampaknya,” kata Dino.

Dia menilai ada kemungkinan Israel akan membalas serangan Iran.

Baca Juga: Presiden Israel Terkait Serangan Rudal yang dilancarkan Iran: Ini Merupakan Pernyataan Perang

Iran menyerang dengan rudal Shahed, jenis rudal lemah karena kecepatannya hanya 200 km/jam, kata dia.

“Lebih gampang dilihat lawan dan gampang dinetralisir sehingga 99 persen rudal dan drone (Iran) tidak kena sasaran, hanya satu yang lolos," katanya.

Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Amir Saeid Iravani menegaskan bahwa operasi militer negaranya terhadap Israel pada Sabtu (13/4) merupakan upaya membela diri.

“Operasi Iran sepenuhnya merupakan perwujudan dari hak yang melekat pada Iran untuk membela diri. Tindakan yang telah selesai tersebut diperlukan dan proporsional,” kata dia dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB pada Minggu.

Iravani menyatakan bahwa serangan itu hanya mengincar instalasi militer dan dilakukan dengan sangat hati-hati untuk mengurangi eskalasi dan korban sipil.***

Editor: Aisa Meisarah

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah